Thursday, March 31, 2011

Hijaunya rapor emiten di tahun 2010

Happy Always Cuan,

Berikut adalah kinerja gemilang yang berhasil di catatkan oleh para emiten :

  1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) membukukan pertumbuhan laba bersih 37,26 % di tahun 2010 menjadi Rp 2,21 triliun, dari perolehan laba tahun sebelumnya hanya Rp 1,61 triliun.
  2. PT Timah Tbk (TINS) mencatat laba bersih naik tiga kali lipat di tahun 2010 menjadi sebesar Rp 947,9 miliar, sementara perolehan laba tahun 2009 hanya sebanyak 313,8 miliar.
  3. PT Indika Energy Tbk (INDY) mencatat laba bersih tahun 2010 Rp 772,723 miliar, naik tipis 6,48% dibandingkan periode sebelumnya, Rp 725,67 miliar.
  4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 56,98% menjadi Rp11,472 triliun pada 2010 dari Rp7,308 triliiun di 2011.
  5. PT Trada Maritime Tbk (TRAM) mencatatkan laba bersih naik 5,98% dari Rp99,94 miliar pada 2009 menjadi Rp105,92 miliar pada 2010.
  6. PT Alam Sutera Realt Tbk (ASRI) pada 31 Desember 2010 membukukan laba bersih sebesar Rp290,4 miliar dari Rp94,02 miliar pada periode yang sama tahun 2009.
  7. PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berhasil menghimpun laba bersih sekitar Rp578,865 miliar, atau meroket 268,21% sepanjang 2010, bila dibandingkan tahun sebelumnya hanya Rp157,208 miliar.
  8. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) catat laba Rp 915,93 miliar di 2010, melonjak 86,75% dari perolehan laba tahun sebelumnya Rp 490,45 miliar.

Selain rapor yang hijau, beberapa emiten juga mencatatkan rapor merha di tahun 2010, di antaranya adalah :
  1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menderita rugi bersih Rp 558,63 miliar di akhir tahun 2010, setelah sebelumnya meraup laba Rp 560,96 miliar di tahun 2009.
  2. PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) cetak rugi bersih Rp 1,401 triliun pada tahun 2010, jauh lebih tinggi dari periode sebelumnya, Rp 724,39 miliar.
  3. BNBR mengalami rugi bersih hingga Rp 7,641 triliun di akhir 2010. Jumlah ini naik 340% dari kerugian yang dialami tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,735 triliun.
  4. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menderita penurunan laba bersih yang cukup signifikan hingga 90% di 2010. BTEL hanya mencatat laba bersih Rp 9,975 miliar di 2010.




No comments:

Post a Comment