Berikut adalah kinerja gemilang yang berhasil di catatkan oleh para emiten :
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) membukukan pertumbuhan laba bersih 37,26 % di tahun 2010 menjadi Rp 2,21 triliun, dari perolehan laba tahun sebelumnya hanya Rp 1,61 triliun.
- PT Timah Tbk (TINS) mencatat laba bersih naik tiga kali lipat di tahun 2010 menjadi sebesar Rp 947,9 miliar, sementara perolehan laba tahun 2009 hanya sebanyak 313,8 miliar.
- PT Indika Energy Tbk (INDY) mencatat laba bersih tahun 2010 Rp 772,723 miliar, naik tipis 6,48% dibandingkan periode sebelumnya, Rp 725,67 miliar.
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 56,98% menjadi Rp11,472 triliun pada 2010 dari Rp7,308 triliiun di 2011.
- PT Trada Maritime Tbk (TRAM) mencatatkan laba bersih naik 5,98% dari Rp99,94 miliar pada 2009 menjadi Rp105,92 miliar pada 2010.
- PT Alam Sutera Realt Tbk (ASRI) pada 31 Desember 2010 membukukan laba bersih sebesar Rp290,4 miliar dari Rp94,02 miliar pada periode yang sama tahun 2009.
- PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berhasil menghimpun laba bersih sekitar Rp578,865 miliar, atau meroket 268,21% sepanjang 2010, bila dibandingkan tahun sebelumnya hanya Rp157,208 miliar.
- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) catat laba Rp 915,93 miliar di 2010, melonjak 86,75% dari perolehan laba tahun sebelumnya Rp 490,45 miliar.
Selain rapor yang hijau, beberapa emiten juga mencatatkan rapor merha di tahun 2010, di antaranya adalah :
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menderita rugi bersih Rp 558,63 miliar di akhir tahun 2010, setelah sebelumnya meraup laba Rp 560,96 miliar di tahun 2009.
- PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) cetak rugi bersih Rp 1,401 triliun pada tahun 2010, jauh lebih tinggi dari periode sebelumnya, Rp 724,39 miliar.
- BNBR mengalami rugi bersih hingga Rp 7,641 triliun di akhir 2010. Jumlah ini naik 340% dari kerugian yang dialami tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,735 triliun.
- PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menderita penurunan laba bersih yang cukup signifikan hingga 90% di 2010. BTEL hanya mencatat laba bersih Rp 9,975 miliar di 2010.






